Langsung ke konten utama

Tugas 1 Statistik Menentukan Sampling

 Rumus Lemeshow 

Berikut rumus Lemeshow yang dapat digunakan untuk menghitung sampel dengan total populasi yang tidak diketahui pasti:


Keterangan:
n = Jumlah sampel
z = Skor z pada kepercayaan 95% = 1,96
P = Maksimal estimasi
d = Tingkat kesalahan

Contoh Menghitung Sample dengan Rumus Lemeshow 

1. Tentukan ukuran sampel dari pengguna laptop Asus di Jakarta menggunakan pendekatan rumus Lemeshow dengan maksimal estimasi 50% dan tingkat kesalahan 5%.

Cara pengerjaan:


Jadi, jumlah sampel pengguna laptop Asus di Jakarta yang dihitung menggunakan rumus Lemeshow dengan maksimal estimasi 50% dan tingkat kesalahan 5% adalah 384 orang.



2. Rumus Slovin
Rumus ini berbunyi, rumus slovin digunakan untuk menentukan ukuran sampel penelitian dengan tingkat signifikansi yang bisa dipilih, apakah akan menggunakan 0,05 (5%) atau 0,01 (1%).  Nah, berikut ini adalah rumus slovin:

  Keterangan:
     
     n = jumlah sampel
     N = jumlah populasi
     e = batas kesalahan maksimal yang ditolerir dalam sampel alias tingkat signifikansi adalah 0,05 (5%) atau 0,01 (1%)

Contoh 

1. Daniel tengah melakukan sebuah penelitian di sebuah Rumah Sakit Permata Bunda. Diketahui jumlah populasi sebanyak 150 pegawai. Jika dihitung menggunakan rumus slovin dengan tingkat signifikansi adalah 0,05 (5%). Maka berapakah jumlah sampel minimal yang harus diambil oleh Daniel?

Jawab:


Jadi, setelah dihitung menggunakan rumus slovin yang memiliki tingkat signifikansi 0,05 (5%), maka jumlah sampel minimal yang harus diambil adalah sebanyak 109 pegawai di Rumah Sakit Permata Bunda.


3. Rumus Taro Yamane

Penentuan jumlah sampling dalam penelitian ini menggunakan rumus Taro Yamane, sebagai berikut:

Keterangan:
n = Jumlah sampel
N = Jumlah populasi yang diketahui
d = Presisi yang ditetapkan.

Contoh 

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan toleransi kesalahan sebesar 10%.
Berdasarkan rumus diatas maka perhitungan sampel untuk penelitian ini
adalah:







Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 55
responden yang dianggap cukup untuk melakukan penelitian ini.



4. Rumus Krejcie dan Morgan

Rumus dengan  metode yang digunakan untuk menentukan ukuran sampel dalam penelitian kuantitatif, khususnya ketika populasi penelitian diketahui secara pasti.

Keterangan :

n = Ukuran sampel
N = Ukuran populasi
X2 = Nilai Chi Kuadrat
d = Galat pendugaan
P = Proporsi populasi

Contoh cara menghitung rumus tersebut

𝑁 = 𝑋2. 𝑁. 𝑃(1 − 𝑃)
(𝑁 − 1). 𝑑2 + 𝑋2. 𝑃(1 − 𝑃)
𝑁 = 3,841. 306(0,5π‘₯0,5)
(306 − 1). 0,05 + 3,841(0,5π‘₯0,5)
𝑁 = 3,841. 306(0,5π‘₯0,5)
(306 − 1). 0,05 + 3,841(0,5π‘₯0,5)
𝑁 = 293,8365
0,7625 + 0,96025
N = 170,5624










N = jumlah populasi


Postingan populer dari blog ini

Menjelaskan Pengertian Ubiquitous Computing (IMK)

  1. Pengertian Ubiquitous Computing A. Apa itu Ubiquitous Computing        ubiquitous computing pertama sekali diperkenalkan oleh Gordon Moore pada tahun1965. Moore mengamati bahwa jumlah transistor pada sebuah sirkuit meningkat dua kali lipat setiap tahunnya. Pengamatan ini kemudian melahirkan Moore’s Law Electronics yang menyakan “ The future of Integrated Electronics is the future of electronics itself. The advantages of integration will bring about a proliferation of electronics, pushing this science into many areas. Integrated circuits will lead to such wonder as home computer-or at least terminal connected to a central computer-automatic control for automobiles, personal portable communications equipment ”. Ubiquitous computing system merupakan perubahan paradigma dari personal computing menjadi physical integration . Pada era personal computing membutuhkan perhatian penuh pengguna dan tidak menggimplentasikan context-awareness dalam pengembang...

Standard Proses UCD untuk Sistem Interaktif

Gambar yang ditampilkan adalah diagram alur proses User-Centered Design (UCD) atau Human-Centered Design (HCD) yang menjadi standar dalam pengembangan sistem interaktif. Proses ini bertujuan agar sistem yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan, karakteristik, dan konteks pengguna akhirnya, serta organisasi yang menaunginya. Tahapan Utama Proses UCD Berikut penjelasan setiap tahapan pada gambar: System meets specified organizational, user and functional requirements? Penjelasan: Pertanyaan ini merupakan titik evaluasi sentral dalam proses desain berpusat pada manusia (Human-Centered Design). Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sistem: Memenuhi kebutuhan pengguna (user needs), Mencapai tujuan organisasi, dan Berfungsi sesuai dengan spesifikasi teknis/fungsional. Tahapan dalam Gambar: 1. Plan for human-centered design Merencanakan pendekatan desain yang fokus pada pengguna dan tujuan organisasi. 2. Understand and specify the context of use Memahami siapa pengg...